Dokter Spesialis Penyakit dalam Psikosomatik di Jakarta Pusat: Makanan yang Dapat Mengatasi Gangguan Kecemasan

Dokter Spesialis Penyakit dalam Psikosomatik di Jakarta Pusat: Makanan yang Dapat Mengatasi Gangguan KecemasanPsikosomatik merupakan kondisi maupun gangguan yang membuat pikiran menjadi tertekan sehingga berpengaruh dengan tubuh yang menyebabkan keluhan pada bagian fisik. Gangguan psikosomatik tidak hanya dapat terjadi kepada orang dewasa melainkan juga dengan anak-anak, hal ini dapat terjadi jika sikap dan hubungan antara anak dan orangtua tidak baik atau kurangnya kesehatan mental dalam keluarga. Sindrom ini diklasifikasikan sebagai gangguan yang berkaitan stress, neurotik dan juga gangguan somatoform. Keluhan yang disampaikan ke dokter spesialis penyakit dalam psikosomatik di Jakarta Pusat tidak menemukan kelainan maupun pemeriksaan fisik sehingga pengobatannya mengintegrasikan ilmu dari psikiatri, neurologi dan psikologi.

Gejala yang dirasakan adalah keluhan secara fisik karena mental seseorang yang berawal dari cemas, takut, stres dan depresi. Gejala fisik yang dapat ditimbulkan adalah berkeringat, sakit kepala maupun sakit kepala sebelah, sakit punggung belakang, nyeri ulu hati, bernapas dengan cepat, jantung berdebat dan gemetar. Gejala yang ditimbulkan dapat ditingkatkan dengan rangsangan saraf yang timbul dari otak menuju berbagai bagian tubuh. Pelepasan adrenalin dalam pembuluh darah akan menyebabkan rasa gelisah. Gangguan kecemasan merupakan salah gangguan mental yang membuat seseorang mudah cemas terhadap situasi normal.

Berikut adalah jenis gangguan kecemasan diantaranya:

  • Generalized anxiety disorder yang merupakan kecemasan atau khawatir yang berlebihan, jenis ini biasanya tidak dapat dikendalikan dan tetap merasa gelisah walaupun dengan kondisi biasa, rasa khawatir dan tegang muncul bersamaan dengan gejala fisik seperti kesulitan tidur, sulit fokus dan gelisah, sehingga perlu menenangkan diri.
  • Gangguan kecemasan sosial merupakan rasa takut ketika berada di tengah banyak orang, hal ini berbeda dengan rasa malu karena kondisi ini terus menerus dialami yang membuat rasa takut, merasa dihakimi, dinilai di hadapan orang lain yang menjadi salah satu fobia kompleks.
  • Gangguan panik yang muncul dan terjadi tanpa alasan yang jelas sehingga akan memberikan efek secara fisik seperti nyeri dada, detak jantung tidak teratur dan napas memburu.

Gangguan kecemasan secara umum memiliki gejala seperti gangguan tidur, kram otot, mudah tersinggung, gelisah menerus dan mudah merasakan lelah. Jika mengalami gangguan panik dengan gejala kesulitan untuk mengendalikan rasa takut, otot menjadi tegang, berkeringat, napas menjadi tersengal, jantung meningkat dan merasa gelisah tanpa alasan jelas. Fobia sosial memberikan gejala dengan rasa gugup, napas menjadi pendek, mual, sakit perut, menghindari tatapan mata, merasa pusing, berkeringat, jantung berdebar dan suara menjadi gemetar.

Berikut adalah makanan yang dapat mengatasi gangguan kecemasan:

  • Daging kalkun yang dikonsumsi secara tepat dengan kandungan triptofan akan memberikan efek relaks pada tubuh sehingga akan memproduksi seratonin yang memberikan suasana bahagia.
  • Ikan salmon dengan kandungan omega 3 akan menjaga fungi otak dan mengurangi kecemasan dengan menjaga sistem imun tubuh.
  • Dark chocolate dengan nutrisi antioksidan yang memberikan rasa relaks pada pembuluh darah sehingga akan mengurangi tekanan darah dan menjaga sirkulasi darah.

Asparagus dengan kandungan vitamin B yang tinggi sehingga akan memunculkan depresi dengan satu cangkir aspragaus yang memberikan efek positif pada hati. Kubis dengan makanan probiotik yang diolah dengan asinan, kefir, fermentasi yang akan memberikan efek sedikit gejala kecemasan. Dokter spesialis penyakit dalam psikosomatik di Jakarta Pusat menyarankan untuk mengonsumsi buah jeruk dengan kandungan vitamin C, brokoli dengan kandungan magnesium dan alpukat yang akan menjaga kelancaran darah menuju otak.