Jangan Bingung! Inilah 5 Cara Merawat Kucing Tanpa Induk dengan Tepat

Setiap hewan tentunya memerlukan induknya untuk bertahan hidup sejak bayi hingga berusia anak-anak. Sama halnya dengan kucing, di mana ia membutuhkan induknya dari bayi hingga berusia sekitar 12 minggu. Setelah itu, kucing bisa memulai hidup tanpa induknya. Itu berarti Anda bisa mengadopsi kucing saat sudah menginjak usia 12 minggu atau di atasnya. Dalam usia ini, anak kucing sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Kemampuan untuk berinteraksi dengan orang asing sudah baik.

Meskipun demikian, memelihara kucing tanpa induk tentu memerlukan perhatian lebih. Anda harus memberikan kasih sayang dan pengawasan lebih banyak, terutama pada kucing yang usianya baru 12 minggu. Anak kucing lebih rentan dari setiap aspek, sehingga si pemilik harus siap untuk memelihara dengan ekstra. Anda pun harus tahu beberapa panduan mengenai 5 cara merawat kucing tanpa induk dengan tepat. Simak penjelasannya sebagai berikut.

  1. Beri Makan dan Minum Secara Teratur

Makan dan minum merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi dan tidak boleh ditawar lagi. Sebagai pemilik yang baik, Anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi kucing peliharaan dengan makanan dan minuman sehat yang bergizi. Selain memenuhi kebutuhan gizinya, berikan makan dan minum secara teratur. Usahakan juga tepat waktu dan jangan sampai terlambat.

Cara Merawat Kucing Tanpa Induk

Tersedia berbagai makanan kucing di pet shop yang dapat Anda beli untuk si kucing. Mulai dari makanan pokok hingga biskuit pun tersedia di sana. Minuman susu khusus untuk kucing juga sudah tersedia. Perlu diingat, perhatikan tanggal kadaluarsanya, sehingga tidak membahayakan kesehatan kucing. Jika ingin lebih hemat, berikan juga ikan tengiri dengan nasi hangat sebagai menunya.

  1. Berikan Tempat Tidur yang Layak

Kucing juga memerlukan tempat untuk beristirahat. Demi menjaga kenyamanan dan kesehatan kucing, berilah tempat tidur khusus untuk kucing Anda. Sediakan tempat tidur nyaman dengan selimut hangat dan tempatkan pada bagian rumah yang aman. Dengan demikian, terciptalah tempat istirahat kucing yang aman dan nyaman, sehingga kucing merasa tenang dan damai berada di dalam rumah Anda.

  1. Bersabar dalam Mengajarkan Kucing Bersosialisasi

Kucing yang baru saja diadopsi atau dipelihara harus dapat bersosialisasi dengan lingkungan barunya. Tak hanya itu, ia juga harus mampu berinteraksi dengan pemiliknya beserta orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, ajarkan kucing Anda untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan baik. Kenalkan si kucing dengan lingkungan barunya dan orang-orang di sekitar Anda. Latihlah untuk bersikap manis dan lembut.

Untuk merealisasikan itu semua, penting bagi Anda untuk memulai mengajarkannya sejak dini. Dalam proses pengajarannya, Anda harus bersikap sabar. Ajari kucing Anda dengan perlahan dan jangan terburu-buru, karena ia juga membutuhkan proses berpikir dan mencerna apa maksud Anda sebenarnya. Tunggulah respon positifnya dengan penuh kesabaran.

  1. Berikan Dukungan Positif

Dukungan positif terbukti mampu memberikan motivasi untuk setiap makhluk yang menerimanya, termasuk kucing. Berikan respon positif terhadap kucing Anda, sehingga ia merasa nyaman dan merasa bahwa Anda adalah pemiliknya yang setia serta penuh perhatian.

Berikan penghargaan untuknya apabila ia bersikap manis kepada Anda ataupun orang di sekitarnya. Jika ia berhasil memahami sesuatu yang Anda ajarkan, maka beri juga hadiah istimewa untuknya. Hal ini dapat memberikan rasa senang dan memotivasinya untuk berusaha menjadi lebih baik.

  1. Jangan Hukum Kucing

Jangan menghukum kucing! Itulah kalimat kunci sebagai pengingat Anda bahwa sebenarnya menghukum adalah sesuatu yang kasar dan mematikan ruang gerak dari kucing. Bisa jadi kucing lebih pendiam ataupun tidak aktif lagi karena pernah Anda bentak atau hukum. Cukup berikan peringatan dengan halus ketika kucing bersalah. Hal ini jauh lebih baik dan lebih menghargai hewan.

Kucing tanpa induk membutuhkan proses perawatan yang lebih kompleks dan tentu membutuhkan lebih banyak kesabaran. 5 cara merawat kucing tanpa induk tersebut dapat Anda coba untuk diterapkan pada si kucing. Rawatlah kucing dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Seiring berjalannya waktu, kucing akan terbiasa dengan lingkungan barunya dan mampu bertahan hidup secara sehat dan normal.