KPR Tanah dan Beberapa Hal Penting Lainnya yang Perlu Diketahui

Tidak seperti kredit pemilikan rumah atau KPR, beberapa kalangan masih asing dengan apa yang disebut kredit pemilikan tanah. Istilah yang dibahas kali ini mengacu pada kredit pemilikan tanah atau yang juga disebut dengan KPT. Namun, masyarakat umumnya menyebut aktivitas pinjaman uang untuk membeli tanah ini dengan kpr tanah. Untuk lebih jelasnya, berikut informasinya.

KPR Tanah dan Beberapa Hal Penting Lainnya yang Perlu Diketahui

KPR Tanah Melalui Bank Pemerintah atau Swasta

Karena kini semakin banyak kalangan yang tertarik untuk melakukan investasi tanah kavling, beberapa bank di Indonesia tertarik untuk membuat produk yang mendukung pemenuhan kebutuhan ini. Namun, mereka yang tertarik untuk mendapatkan kpr tanah harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh pihak penyedia layanan. Apa sajakah persyaratannya? Beberapa diantaranya yaitu:

  1. Telah berusia 21 tahun
  2. Menyertakan fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, serta surat nikah bagi yang telah menikah
  3. Menyertakan surat keterangan dari tempat bekerja yang membuktikan bahwa pengaju merupakan karyawan atau pegawai tetap.
  4. Mengikuti prosedur pengajuan kredit pemilikan tanah.

Apabila beberapa persyaratan sebagaimana yang disebutkan di atas telah dipenuhi, Anda bisa memulai pengajuan kpr tanah ke bank yang dituju. Nantinya, ketika mengajukan kredit pemilikan tanah Anda harus mengisi formulir pinjaman dengan data yang benar kemudian melengkapi persyaratan dokumen yang diminta oleh pihak bank tujuan. Berikut contoh beberapa bank yang melayani pengajuan kredit pemilikan tanah.

  1. Bank milik pemerintah

Salah satu bank milik pemerintah, yaitu BNI menyediakan layanan kredit pemilikan tanah. Layanan ini bisa dilakukan bersamaan dengan ketika nasabah ingin membeli rumah tinggal, ruko, rumah susun, apartemen, atau kebutuhan konsumtif lainnya. Fasilitas kredit dari BNI ini mulai dari Rp 5 jutaan hingga 5 milyaran. Selain bisa mendapatkan kredit yang beraneka ragam, nasabah juga bisa memilih lokasi dan jangka waktu pembayaran sesuai dengan kemampuannya.

Jika tertarik untuk mendapatkan kredit di salah satu bank pemerintah ini, Anda yang hendak mengajukan kredit harus memenuhi beberapa persyaratan. Beberapa syarat yang dimaksud yaitu:

  • Berstatus sebagai WNI
  • Berusia minimal 21 tahun atau mampu melunasi kredit pada usia maksimal 55 tahun
  • Berpenghasilan tetap dan telah bekerja minimal selama 2 tahun di perusahaan atau kantor
  • Berkesempatan self-financing atau pembiayaan dari pendapatan sendiri minimal senilai 10% dari jumlah harga tanah dan rumah
  • Memberikan bukti self financing misalnya berupa tanah yang telah dimiliki sebelumnya
  • Mengisi formulir yang diberikan oleh BNI serta melengkapi berkas dokumen penunjang.
  1. Bank swasta

KPR tanah juga bisa diajukan ke bank swasta seperti CIMB Niaga. Produk yang memfasilitasi kredit pemilikan tanah dari bank ini disebut dengan KPR Xtra CIMB Niaga. Dengan produk ini, nasabah bisa membeli tanah atau tanah kavling dengan uang muka 30% dari nilai tanah. Selain membayar uang muka, nasabah selanjutnya perlu mengangsur biaya dan bunga sesuai dengan jangka waktu yang disepakati. Untuk bunganya, CIMB Niaga menawarkan bunga yang cukup bersaing.

Jika tertarik mengajukan kredit di CIMB Niaga, silakan melengkapi persyaratan yang diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Mengisi formulir pengajuan
  2. Menyertakan fotokopi KTP, NPWP, rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir, KK atau surat nikah bagi yang telah menikah.
  3. Menyertakan bukti gaji dan laporan keuangan
  4. Menyertakan fotokopi dokumen pendukung seperti Akte SIUP, TDP, akte pendirian perusahaan, dan sebagainya.

Dengan mengetahui beberapa hal penting seputar kpr tanah sebagaimana yang disebutkan di atas, Anda kini bisa lebih paham ketika akan mengajukannya. Selamat mencoba.